Kamis, 24 April 2014
   HOME   PROFIL    ORGANISASI    KONTAK KAMI    BUKU TAMU    GALERI   LINK TERKAIT    SITEMAP   






Buku Tamu

HAMBA TUHAN dari 202.67.42.10 tanggal 01-04-2014 23:12
PAK MENTERI AGAMA RI= =SAYA MAU TANYA = BENARKAH ADA TUHAN = DAN JIKA ADA BENARKAH AJARAN AGAMA TUHAN ITU = AJARAN AGAMA TUHAN ITU SIAPA YANG AKAN MELAKSANAKAN= MANUSIA ATAU HEWAN YANG AKAN MELAKSANAKAN AJARAN TUHAN ITU = ADAKAH AJARAN TUHAN ITU AGAR MANUSIA SALING MEMBANTU SESAMA MANUSIA LAIN-NYA DALAM SEGI KEBAIKAN =EKONOMI & IBADAH ? DAN ADAKAH AJARAN TUHAN ITU AGAR MANUSIA MENGAMBIL HAK RAKYAT/ORANG LAIN =ADAKAH AJARAN TUHAN AGAR MEMBIARKAN MANUSIA LAIN SENGSARA -ADAKAH AJARAN TUHAN AGAR = ADAKAH AJARAN TUHAN AGAR MEMBIMBING ORANG MISKIN/PENGEMIS/TERLANTAR ADAKAH AJARAN TUHAN AGAR MEMBANTU ORANG LAIN WALAUPUN BUKAN KELUARGA/TEMAN/KERABAT =UNTUK MEMBERIKAN PINJAMAN UANG AGAR YANG BERSANGKUTAN DAPAT MEMBANGUN USAHA EKONOMINYA= BENARKAH ATURAN/DAN KARAKTER PEMERINTAH SEKARANG MENGANUT KARAKTER PENJAJAH = MEMBIARKAN MASYARAKAT MISKIN/BODOH/SAKIT= ADAKAH ATURAN DALAM NEGARA AGAR =YANG DIBERI FASILITAS PINJAMAN UANG MILYARAN/TRILYUNAN RUPIAH HANYA BISA DIBERIKAN KEPADA PENGUSAHA/ORANG YANG KAYA SAJA-KEPADA RAKYAT MISKIN YANG MAU BERUSAHA TIDAK BOLEH = SAYA SUDAH PERNAH COBA MENCARI TEROBOSAN PINJAMAN UANG TETAPI BELUM BERHASIL = SAYA KONSULTASI DENGAN SEORANG ANAK MUDA KETURUNAN TIONGHOWA= KETIKA SAYA DIPESAWAT UDARA (DARI JAKARTA MAU PULANG KEDAERAH) SAYA TANYA = MAS SIAPA NAMA ANDA = DIA JAWAB JOHAN=KULIAH DI ITB=SAMBIL KERJA SUPLYER=PT PERKEBUNAN SAWIT= LANJUT SAYA TANYA = BAGAIMANA CARA ORANG TOINGHOWA MENCARI UANG= DIA JAWAB = UANG MENCARI UANG -JANGAN TENAGA MENCARI UANG - LANTAS SAYA TANYA LAGI = BAGAIMANA CARA MEMINJAM UANG DI BANK + DIA JAWAB =PAK JANGAN PINJAM UANG DI BANK, TETAPI PINJAM UANG SAMA ORANG BANK = SAYA TANYA LAGI CARANYA BAGAIMANA = DIA JAWAB, JIKA BAPAK PINJAM UANG 1 MULIYAR, MAKA BAPAK HANYA TERIMA 600 JUTA -400 JUTA BERIKAN KEPADA ORANG BANK TERSEBUT= SAYA JAWAB BEGITU CARANYA YA? = LALU SIAP YANG HARUS DITEMUI DI BANK ITU = YA PIMPINAN BANK-LAH DAN BAGIAN KREDIT/BAGIAN SURVEY= KALAU DEMIKIAN PANTASLAH PEJABAT BANK -KAYA RAYA-

HAMBA ALLAH dari 202.67.43.12 tanggal 24-03-2014 06:44
APABILA KITA MASUK KE KANTOR KEMENAG ADA PAMLET BERTULISKAN = AWAS KORUPSI =BERANTAS KORUPSI= KELIAHATANYA BAGUS SEBAGAI PERINGATAN KEPADA PARA PEJABAT/PEGAWAI AGAR TIDAK KORUPSI= TETAPI MUNGKIN BEGITULAH KATA BANYAK ORANG =MENCARI UANG HARAM SAJA SUSAH, APALAGI YANG HALAL=DEMI ANAK/ISTERI=SOAL DOSA NANTI SAJA BAGAIMANA PENILAIAN TUHAN = MAKA PADA INSTANSI PEMERINTAH BANYAK SEKALI KORUPSI = PEGAWAI/PEJABAT TERLAMBAT MASUK KERJA/KELUYURAN DI PASAR/MAAL dsb/ BELUM LAGI Program Kerja yang tidak menyentuh rakyat kecil hanya untuk pejabat/pemborong yang sanggup memberi fee / penggelembungan anggaran = ada juga teman saya berkata JEMBATAN DIBUAT UNTUK DILALUI, MAKA ATURAN DIBUAT UNTUK DI-LANGGAR= NEGARA INI DIBENTUK UNTUK MENCARI KEKAYAAN PARA PEJABAT

HAMBA ALLAH dari 202.67.43.12 tanggal 24-03-2014 06:34
KELIHATAN SEKALI PEMIMPIN PARTAI INI= MENCARI MUKA PADA PEMIMPIN PARTAI NASIONALIS= MUNGKIN DIA YAKIN PARTAI NASIONALIS AKAN MENANG PADA PILEG/PILPRES 2014-2019, SEHINGGA DIA IKUT KAMPANYE DENGAN HARAPAN DIA BISA DIPLIH SEBAGAI CAWAPRES/MENTERI KELAK =BOLEH SAJA MENCARI JABATAN,TETAPI PERHATIKAN PERSAAN MASYARAKAT- MASYARAKAT BUKAN TIDAK SENANG PADA PARTAI NASIONALIS, TETAPI JIKA INGIN IKUT KAMPANYE PADA PARTAI LAIN HARUSLAH MENGUNDURKAN DIRI SEBAGAI PEMIMPIN PARTAI ISLAM = KELIHATANNYA PAK SBY SALAH MENEMPATKAN SESEORANG SEBAGAI MENTERI AGAMA RI KABINET INDONESIA BERSATU JILID II = AKIBATNYA = banyak terjadi korupsi di Kemenag RI ( korupsi di BPIH/Al-Quran) = berarti Korupsi itu Halal, kalau halal kenapa Anas/Andi Malarangeng ditangkap

hamba allah dari 202.67.43.12 tanggal 24-03-2014 06:22
kelihatannya pemimpin partai islam ini hanya mementingkan diri sendiri tidak memikirkan kepentingan partai, apalagi rakyat= masa ikut kampanye pada partai lain=seharusnya berkampanye pada partai sendiri = pak Yusril Izha Mahendra diajak oleh pak SBY untuk ikut Konvensi Capres partai Demokrat, tetapi pak Yusril memegang prinsip bahwa = dia unsur dari partai bulan bintang, maka dia menolak ajakan pak SBY, karena apabila beliau ikut Konvensi Capres partai Demokrat berarti 1.akan menjatuhkan partai PBB,2.Mengecewakan Caleg/Rakyat/DPW/DPC dan 3.akan dicap oleh rakyat orang yang tidak mempunyai pendirian/komitmen , kalau orang tidak punya komitmen=bagaimana akan bisa mempimpin negara

HAMBA ALLAH dari 202.67.43.12 tanggal 24-03-2014 06:13
ASAL KEJADIAN MANUSIA DARI SUMBER YANG SAMA, MAKA WAJAR SELALU DAN WAJIB BERHUBUNGAN, HANYA ADA BEBERAPA HAL YANG PRINSIP TIDAK BOLEH= NAMUN DALAM SEGI KEDUNIAWIAN MEMANG TIDAK ADA SALAHNYA UNTUK MENYAMBUNG SILATURRAHMI ,TETAPI JIKA SEORANG PEMIMPIN TIDAK MEMEGANG PRINSIP MAKA SANGAT MEMALUKAN = ADA CONTOH YANG MEMALUKAN SEKALI SEORANG PEMIMPIN PARTAI POLITIK BERAZASKAN ISLAM, IKUT DALAM KAMPANYE PARTAI POLITIK BERAZASKAN PANCASILA =SECARA AZAS TIDAK MASALAH KARENA NEGARA INDONESIA ADALAH DEMOKRATIS/ISLAM JUGA DEMOKRATIS= TETAPI SECARA MORAL/PANDANGAN PENGIKUT PARTAI APALAGI CALEG PARTAI YANG DIPIMPINYA=TENTU AKAN BERTANYA = APAKAH PIMPINAN PARTAI ISLAM ITU TIDAK MEMPUNYAI MALU KEPADA PARA CALEGNYA-DPW-DPC dst.....apakah pimpinan ini dapat dipercaya untuk memperjuangkan rakyat....

m nasir s dari 180.254.155.250 tanggal 22-03-2014 11:20
Pemerintah berpendapat bertugas =Hanya SEBAGAI PELAYAN RAKYAT = SOMBOYAN SEMACAM INI adalah KARAKTER PENJAJAH BELANDA/JEPANG =memang pemerintah membangun jalan/jembatan/rumah sakit/sekolahan= tetapi itulah tugas sebagai pemerintah = namun PEMBANGUNAN EKONOMI RAKYAT SECARA LANGUNG SANGAT SEDITKIT =buktinya banyak Pengemis/gelandangan/penganggguran= mau berusaha sulit mendapat pinjaman modal = karakter penjajah lainnya adalah +monopoli usaha dengan VOC-nya =terbatasnya rakyat untuk mengikuti pendidikan+ Indonesia dewasa ini secara ekonomi sedang dijajah oleh bangsa asing ( perdagangan/tidak sedikit bidang pertanian/perkebunan, pertambangnan dikelolah oleh orang asing ) sudah 69 tahun Indonesia merdeka, tetapi pemerintah tidak mampu menghilangkan kemiskinan rakyat= karena PROGRAM KERJA YANG DISUSUN HANYA UNTUK KEPENTINGAN PEJABAT/KARYAWAN/PENGUSAHA YANG DAPAT MEMBERIKAN FEE/GRATIFIKASI KEPADA PEJABAT. MEMANG TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA BERTINGKAT-TINGKAT =HARUS ADA YANG MISKIN / MENENGAH / KAYA+ HARUS ADA YANG BERDOSA / TAQWA =KARENA TUHAN INGIN MEMPERLIHATKAN KEKUASAAN-NYA), hanya dalam ajaran agama bagi orang kaya wajib menyantuni fakir miskin , orang yang mengetahui ajaran agama wajib membimbing orang tidak mengetahui ajaran agama = dalam UUD 1945, pemerintah berkewajiban = MEMELIHARAN FAKIR MISKIN dan ORANG TERLANTAR= tetapi hanya teori yang tertulis. Beberapa Negara juga terdapat fakir-miskin, terdapat juga di Negara yang berdasarkan agama , tetapi masih terdapat fakir miskin, apalagi Negara yang bukan Negara agama sudah pasti fakir miskin bertebaran diseluruh penjuru.kalau demikian maka menimbulkan kebimbangan = apakah ajaran agama itu benar – kenapa Negara yang berdasarkan agama, masih terdapat masyarakat miskin.

m nasir s dari 180.254.155.250 tanggal 22-03-2014 11:18
PERIHAL : MEMPRIHATINKAN SAYA MANUSIA BERAGAMA ISLAM, TETAPI MASIH DANGKAL PENGETAHUAN SAYA SOAL AJARAN AGAMA ISLAM. PERNAH ULAMA ISLAM MENGATAKAN BAHWA = MANUSIA ISLAM WAJIB HUKUMNYA BERSEDEKAH/ZAKAT= DAN APABILA TIDAK BERZAKAT MAKA DIA AKAN MENERIMA GANJARAN DARI TUHAN DIDUNIA DAN AKHIRAT , jika berzakat maka akan mendapat rezeki dan pertolongan yang banyak dari Tuhan……tetapi sekarang tidak ada kelihatan laknat Tuhan kepada orang yang tidak berzakat, banyak orang kayaraya tidak berzakat tetapi belum kelihatan didunia laknat Tuhan, apakah ajaran ini benar apa tidak, persoalan selanjutnya adalah, jika ada orang berzakat tetapi pengemis masih banyak….ada Lembaga Swasta ingin membangun Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan…tetapi Pemerintah/masyarakat tidak perduli terhadap rencana Lembaga Swasta Tersebut…sementara rakyat Indonesia 80 % umat Islam pejabat Negara 90 % beragama Islam, tetapi tidak peduli dengan Rencana Kerja Lembaga Swasta Yang ingin membangun tersebut. Selanjutnya Ulama mengatakan bahwa = manusia yang memakan/memakai/mempergunakan makanan/benda yang haram maka manusia akan mendapat siksa didunia dan akhirat. (contoh) Ulama mengatakan =jika seorang karyawan meninggalkan/terlambat beberapa menit saja masuk kerja, maka haram gaji yang diterimanya, hasil pertanian/perkebunan/perikanan/perdagangan yang tidak dikeluarkan zakatnya ,maka HARAM, sekarang tidak dapat lagi dibedakan siapa ulama pemberi ajaran agama dan masyarakat petani/Pejabat+Karyawan/pedagang-=+ pada semua level ini sanggup memakai/mempergunakan penghasilan/uang yang haram =petani mencuri hasil tanaman orang lain+pedagang mengurangi takaran=pejabat/karyawan meninggalkan tugas/jam kerja+KORUPSI = ada teman saya bilang mencari rezeki itu wajib maka bagaimana-pun caranya yang penting bagaimana-lah akhirnya.Akibatnya tidak sedikit orang yang mengetahui ajaran agama/bahkan sebagai pemberi ajaran agama ikut berbuat memakai/mempergunakan yang haram. Di Indonesia ada Departemen Agama= tidak mampu memberikan contoh bagaimana aktualisasi ajaran agama secara baik= ada baiknya kalau demikian DEPARTEMEN AGAMA DIGANTI SAJA NAMA-NYA, sebab/jika di Departemen Agama tidak mampu mengajak rakyat untuk tidak berbuat dosa, maka MUBAZZIR ANGGARAN NEGARA untuk membiayai gaji/pejabat/karyawan/kegiatan lainnya= apalagi kalau ada pejabat di Departemen Agama yang ikut KORUPSI, maka sangat memalukan ( belum lagi untuk mengatasi masalah pengemis/tuna wisma) belum lagi tidak transparannya penggunaan bunga BANK BPIH. Menghadapi Pemilu Legislatif /Pilpres 2014-2019 juga sangat memperihatinkan =akibat kemiskinan rakyat pemilih= maka bagi rakyat pemilih jika diberi uang oleh CALEG baru rakyat mau memilih sang CALEG tersebut, akibat partisipasi rakyat pemilih jika diberi uang oleh sang CALEG baru memilih CALEG, maka kelak sang CALEG sudah DIPASATIKAN AKAN KORUPSI untuk mengembalikan biaya selama menjadi CALEG sampai terpilih (hal ini terrjadi hampir diseluruh Indonesia= sudah dua provinsi yang saya ketahui terjadi semacam ini). KASIHAN SEKALI BANGSA INDONESIA – Entah kapan bisa berobah baik nasib/taraf ekonomi-nya menjadi dermawan- dan bagaimana mungkin bisa bangsa Indonesia akan berobah baik taraf ekonominya jika SANG KAYA-RAYA/pejabat Negara/LEGISLATIF hanya memikirkan penumpukan hartanya , agar kekayaannya sampai 10 -100 turunan – dengan cara KORUPSI ( boleh saja menumpuk harta, tetapi dengan cara yang baik =memang dewasa ini banyak teman saya bilang bahwa + mencari uang yang haram saja susah, apalagi yang halal, jadi demi anak/keturunan terpaksa mencari uang dengan cara apa saja. Pemerintah berpendapat bertugas =Hanya SEBAGAI PELAYAN RAKYAT = SOMBOYAN SEMACAM INI adalah KARAKTER PENJAJAH BELANDA/JEPANG =memang pemerintah membangun jalan/jembatan/rumah sakit/sekolahan= tetapi itulah tugas sebagai pemerintah = namun PEMBANGUNAN EKONOMI RAKYAT SECARA LANGUNG SANGAT SEDITKIT =buktinya banyak Pengemis/gelandangan/penganggguran= mau berusaha sulit mendapat pinjaman modal = karakter penjajah lainnya adalah +monopoli usaha dengan VOC-nya =te

m nasir s dari 202.67.43.11 tanggal 22-03-2014 11:09
PERIHAL : MEMPRIHATINKAN SAYA MANUSIA BERAGAMA ISLAM, TETAPI MASIH DANGKAL PENGETAHUAN SAYA SOAL AJARAN AGAMA ISLAM. PERNAH ULAMA ISLAM MENGATAKAN BAHWA = MANUSIA ISLAM WAJIB HUKUMNYA BERSEDEKAH/ZAKAT= DAN APABILA TIDAK BERZAKAT MAKA DIA AKAN MENERIMA GANJARAN DARI TUHAN DIDUNIA DAN AKHIRAT , jika berzakat maka akan mendapat rezeki dan pertolongan yang banyak dari Tuhan……tetapi sekarang tidak ada kelihatan laknat Tuhan kepada orang yang tidak berzakat, banyak orang kayaraya tidak berzakat tetapi belum kelihatan didunia laknat Tuhan, apakah ajaran ini benar apa tidak, persoalan selanjutnya adalah, jika ada orang berzakat tetapi pengemis masih banyak….ada Lembaga Swasta ingin membangun Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan…tetapi Pemerintah/masyarakat tidak perduli terhadap rencana Lembaga Swasta Tersebut…sementara rakyat Indonesia 80 % umat Islam pejabat Negara 90 % beragama Islam, tetapi tidak peduli dengan Rencana Kerja Lembaga Swasta Yang ingin membangun tersebut. Selanjutnya Ulama mengatakan bahwa = manusia yang memakan/memakai/mempergunakan makanan/benda yang haram maka manusia akan mendapat siksa didunia dan akhirat. (contoh) Ulama mengatakan =jika seorang karyawan meninggalkan/terlambat beberapa menit saja masuk kerja, maka haram gaji yang diterimanya, hasil pertanian/perkebunan/perikanan/perdagangan yang tidak dikeluarkan zakatnya ,maka HARAM, sekarang tidak dapat lagi dibedakan siapa ulama pemberi ajaran agama dan masyarakat petani/Pejabat+Karyawan/pedagang-=+ pada semua level ini sanggup memakai/mempergunakan penghasilan/uang yang haram =petani mencuri hasil tanaman orang lain+pedagang mengurangi takaran=pejabat/karyawan meninggalkan tugas/jam kerja+KORUPSI = ada teman saya bilang mencari rezeki itu wajib maka bagaimana-pun caranya yang penting bagaimana-lah akhirnya.Akibatnya tidak sedikit orang yang mengetahui ajaran agama/bahkan sebagai pemberi ajaran agama ikut berbuat memakai/mempergunakan yang haram. Di Indonesia ada Departemen Agama= tidak mampu memberikan contoh bagaimana aktualisasi ajaran agama secara baik= ada baiknya kalau demikian DEPARTEMEN AGAMA DIGANTI SAJA NAMA-NYA, sebab/jika di Departemen Agama tidak mampu mengajak rakyat untuk tidak berbuat dosa, maka MUBAZZIR ANGGARAN NEGARA untuk membiayai gaji/pejabat/karyawan/kegiatan lainnya= apalagi kalau ada pejabat di Departemen Agama yang ikut KORUPSI, maka sangat memalukan ( belum lagi untuk mengatasi masalah pengemis/tuna wisma) belum lagi tidak transparannya penggunaan bunga BANK BPIH. Menghadapi Pemilu Legislatif /Pilpres 2014-2019 juga sangat memperihatinkan =akibat kemiskinan rakyat pemilih= maka bagi rakyat pemilih jika diberi uang oleh CALEG baru rakyat mau memilih sang CALEG tersebut, akibat partisipasi rakyat pemilih jika diberi uang oleh sang CALEG baru memilih CALEG, maka kelak sang CALEG sudah DIPASATIKAN AKAN KORUPSI untuk mengembalikan biaya selama menjadi CALEG sampai terpilih (hal ini terrjadi hampir diseluruh Indonesia= sudah dua provinsi yang saya ketahui terjadi semacam ini). KASIHAN SEKALI BANGSA INDONESIA – Entah kapan bisa berobah baik nasib/taraf ekonomi-nya menjadi dermawan- dan bagaimana mungkin bisa bangsa Indonesia akan berobah baik taraf ekonominya jika SANG KAYA-RAYA/pejabat Negara/LEGISLATIF hanya memikirkan penumpukan hartanya , agar kekayaannya sampai 10 -100 turunan – dengan cara KORUPSI ( boleh saja menumpuk harta, tetapi dengan cara yang baik =memang dewasa ini banyak teman saya bilang bahwa + mencari uang yang haram saja susah, apalagi yang halal, jadi demi anak/keturunan terpaksa mencari uang dengan cara apa saja. Pemerintah berpendapat bertugas =Hanya SEBAGAI PELAYAN RAKYAT = SOMBOYAN SEMACAM INI adalah KARAKTER PENJAJAH BELANDA/JEPANG =memang pemerintah membangun jalan/jembatan/rumah sakit/sekolahan= tetapi itulah tugas sebagai pemerintah = namun PEMBANGUNAN EKONOMI RAKYAT SECARA LANGUNG SANGAT SEDITKIT =buktinya banyak Pengemis/gelandangan/penganggguran= mau berusaha sulit mendapat pinjaman modal = karakter penjajah lainnya adalah +monopoli usaha dengan VOC-nya =te

muladewi dari 206.53.152.72 tanggal 05-03-2014 11:20
Assalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh tolong untuk ortala propinsi kalteng untuk bisa menindak lanjuti oknum guru min melayu muarateweh yang melanggar asusila terhadap anak muridnya , adapun pihak pengawas depag barito utara telah menguji kebenaran sehubungan dengan tindak pelecehan ini namun tdk bisa berbuat apa2 wewenang sepenuhnya adalah satker dan ortala propinsi. Jangan sampai permasalahan ini mencemari dunia pendidikan agama khususnya korban yang merasa sangat dirugikan. Harapan semoga bisa terselesaikan secara kelembagaan.

KOMUNITAS ORTALA dari 103.7.14.10 tanggal 20-02-2014 00:56
PEMBANGUNAN KAPASITAS ORGANISASI Dalam pengembangan organisasi, setiap orang harus ditempatkan sesuai dengan keahliannya agar bisa bekerja secara maksimal. Apalagi untuk pejabat struktural. Bagaimana seorang pejabat struktural dapat bekerja secara maksimal jika ia ditempatkan bukan pada tempat yang semestinya karena mungkin ia dikorbankan oleh oknum pimpinan yang tidak bertanggung jawab. Itjen telah benar melakukan lelang jabatan, tapi di Balitbang malah ada yang tega mengorbankan anak buahnya, bukan membinanya sesuai tugas dan kewajiban pimpinan. Salah satu tuntutan reformasi birokrasi adalah profesionalisme, dan salah satu indikasi profesional adalah penempatan orang sesuai keahliannya. Memindahkan seseorang karena hawa nafsu tentu kontra produktif bagi proses reformasi birokrasi. Mari kita benahi organisasi dan tata laksana di kemenag ini.

Halaman


Nama

Pesan

Ketik angka 3090 ke kotak teks ini
©2010 Kementerian Agama Republik Indonesia Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan
Halaman ini diproses dalam waktu 0.004709 detik